3 Aplikasi Pengelola Kata Sandi Terbaik

Halo, sob. Seperti yang kamu ketahui, bahwa Kata Sandi merupakan suatu kunci yang vital bagi Pengguna Internet. Khususnya, jika itu berkaitan dengan data di dalam Akun Internet Pengguna. Jika seseorang mengetahui kunci tersebut, maka dia akan bisa melihat, membaca dan menggunakan data tersebut melalui akun nya.

Namun, di Internet ini, usaha pencurian data ini seringkali terjadi dan ini memang masalah yang serius. Sehingga, jika berhasil, maka data Anda dapat di akses tanpa se-pengetahuan Anda (seperti Akun Sosial Media, E-Commerce, Bank, dll).

Menurut Pakar Keamanan IT, jika Anda ingin mengamankan akun Anda, maka salah satu hal yang harus Anda lakukan adalah menggunakan Kata Sandi yang berbeda-beda atau acak di setiap akun.

Namun, manusia merupakan makhluk yang tidak sempurna dan juga memiliki keterbatasan, termasuk keterbatasan dalam hal mengingat kata sandi yang berbeda di tiap akun nya. Tidak mungkin Manusia seperti kita mengingat semua Kata Sandi yang berbeda-beda di setiap akun yang kita miliki, kan? Jangankan banyak akun, Kata Sandi Akun Facebook dan E-mail Anda pun mungkin pernah lupa.

Sedangkan, jika Anda lupa dengan Kata Sandi nya saja, maka yang terjadi adalah Anda tidak bisa menggunakan Akun tersebut, sampai memanfaatkan fasilitas “Forgot Password”. Tapi, kamu gak mau gitu terus, kan?

Kamu mungkin bisa saja menyimpan Kata Sandi tersebut di dalam Browser, bahkan di secarik File Teks atau Sticky Notes tanpa perlu mengingatnya. Namun, metode tersebut di nilai tidak aman, karena orang lain bisa saja menemukan nya.

Apalagi, jika Anda menyimpan nya di dalam Notepad/Sticky Notes, sedangkan Anda memiliki banyak akun di Internet. Nah, bisa di bayangkan berapa banyak waktu dan tenaga yang di habiskan untuk mengelolanya?

Lalu, bagaimana agar kita dapat menyimpan nya secara dengan Aman secara Efektif dan Efisien? Maka dari itu, gunakan lah Pengelola Kata Sandi (Password Manager). Lalu, apa Pengelola Kata Sandi yang harus saya gunakan? Simak artikel ini :)


Lisensi Artikel:

Artikel ini saya Lisensi kan dengan CC BY-SA 4.0 (Creative Common Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Atau, bahasa Inggrisnya: Attribution-ShareAlike 4.0 International). Artinya, sebelum Anda menggunakan Artikel ini, baik mengcopas nya, atau membuat Artikel Turunan dari ini, untuk tujuan dan keperluan apapun, termasuk untuk kepentingan komersial sekalipun, Anda harus membaca, pelajari dan pahami Lisensi ini terlebih dahulu.

Saya melisensikan nya hanya untuk Artikel (Teks) ini saja, bukan untuk/tidak dengan Media Gambar/Cuplikan Layar yang ada di Artikel ini.

Untuk membaca dan memahami Lisensi nya, silahkan kunjungi Web Page nya di sini.

Terima kasih ^_^

3 Pengelola Kata Sandi Terbaik versi Saya

Seperti yang Anda ketahui, banyak sekali Pengelola Kata Sandi yang beredar di Internet. Sebut saja ada LastPass, 1Password, DashLane, dll. Namun, Perangkat Lunak tersebut memiliki keterbatasan yang terlalu banyak untuk versi Gratis nya (Seperti Jumlah Akun yang tersimpan, dan fitur lain nya), serta jika Anda ingin menghapusnya, maka Anda harus berlangganan versi Premium nya.

Selain itu, Perangkat Lunak tersebut dukungan Platform nya belumlah luas dan kebanyakan dari mereka bukanlah FLOSS (Free/Libre Open Source Software), melainkan Perangkat Lunak Berpemilik (Proprietary Software).

Setelah lama mencari yang lebih baik daripada tadi, akhirnya ketemulah ke tiga Perangkat Lunak ini, yang akan saya bahas disini, agar Anda bisa menggunakan salah satu nya. Apa saja Perangkat Lunak nya? Tanpa basa-basi, berikut di bawah ini adalah Perangkat Lunak nya.


Sanggahan:

Dengan menggunakan Aplikasi Pengelola Kata Sandi, bukan berarti Akun Anda sudah aman sepenuhnya, masih banyak cara lain untuk mengamankan Akun Anda. Selain itu, Perangkat Lunak ini tidak menjamin 100% Aman dari celah keamanan yang ada di dalam Perangkat Lunak tersebut, namanya juga manusia.

Saya juga tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang di timbulkan setelah menggunakan Perangkat Lunak tersebut, seperti Kehilangan Akun/Brankas, Lupa Kata Sandi Brankas, Kerusakan pada Brankas, atau segala resiko yang mengakibatkan Akun Internet yang tersimpan di dalamnya tidak dapat di akses/di gunakan dengan semestinya, dll. Jadi, segala resiko setelah menggunakan nya, itu merupakan tanggung jawab kamu.

Saya disini cuma mau memaparkan Aplikasi Pengelola Kata Sandi yang terbaik menurut saya, dan sejauh saya menggunakan nya, saya tidak menemukan masalah apapun dan bisa di gunakan dengan sangat baik. Ini bukan berarti Anda tidak akan mengalami masalah juga, dan saya juga tidak menjaminkan bahwa Perangkat Lunak tersebut bekerja dengan baik bagi Anda.

Dengan menggunakan Perangkat Lunak tersebut (baik bagi yang membaca Pernyataan ini atau tidaknya), maka saya anggap bahwa Anda mengerti dan siap menanggung resiko yang ada, setelah menggunakannya.

Terima kasih ^_^

#1: Bitwarden

Bitwarden: Salah satu dari 3 Pengelola Kata Sandi/Password Manager terbaik versi saya
Salah satu logo resmi dari Bitwarden. Bisa Anda dapatkan logo-logo nya dengan mengunjungi Halaman Branding Bitwarden.

Bitwarden merupakan Perangkat Lunak Pengelola Kata Sandi yang di buat oleh Kyle Spearrin, yang merupakan Founder sekaligus CEO 8bit Solutions LLC. Perusahaan tersebut berasal dari Negara Bagian Florida di Amerika Serikat. Jadi, perusahaan tersebutlah yang bertanggung jawab atas pengembangan Bitwarden ini.

Dengan tersimpan nya akun/kata sandi di dalam Bitwarden, maka Data Anda akan di ‘segel’ dengan Enkripsi AES-256 bit, dan menggunakan PBKDF2 SHA-256 yang telah di-salt sebagai algoritma untuk mengamankan Kata Sandi Brankas yang Anda buat, dengan iterasi yang bisa Anda atur sendiri melalui Pengaturan Akun nya.

Pada versi Gratisnya, Anda bisa menyimpan Akun, Catatan Aman, Data Identitas, Data Kartu, dll dengan jumlah yang tidak terbatas. Jadi, Anda bisa menyimpannya berapapun jumlahnya, bahkan Anda bisa menyinkron nya secara otomatis setelah menyimpan nya. Sehingga, akun yang Anda simpan, bisa di gunakan pada Perangkat lainnya sebanyak yang kamu mau, karena tidak di batasi. Tidak seperti lain nya yang membatasi jumlah perangkat, atau jumlah akun yang tersimpan pada versi Gratis nya.

Terlebih, kalau Bitwarden ini merupakan Perangkat Lunak dengan Lintas Platform (Cross-Platform), yang artinya, perangkat lunak ini dapat di gunakan oleh beberapa Platform sekaligus, seperti Windows, GNU/Linux, macOS, Android, iOS dan Hampir semua Web Browser.

Selain bisa di gunakan secara gratis dan Cross-Platform, Bitwarden ini bukanlah Perangkat Lunak Berpemilik, melainkan merupakan Proyek FLOSS. Karena proyek ini merupakan Proyek FLOSS, maka bisa di pastikan bahwa Perangkat Lunak ini bisa di percaya, dan memiliki cara kerja yang transparan. Bahkan, karena itu, kabar baiknya, Bitwarden telah di audit keamanan nya oleh pihak ke-3 secara Independen.

Fitur yang paling unik dari Bitwarden adalah kemampuan nya untuk menggunakan Server kita sendiri untuk menyimpan data-data tersebut. Jadi, kita bisa menyimpan semua Data, baik itu Data Akun, Catatan Aman, Identitas Kartu, dll di dalam server kita sendiri, asal punya server yang mampu di Install Docker, sih. Ini sangat cocok bagi Anda yang sangat paranoid, terutama terhadap keamanan Data.

Ngomong-ngomong, saya sendiri juga menggunakan Bitwarden sebagai Aplikasi Pengelola Kata Sandi Utama, dibandingkan dengan lain nya. Jadi, nantikan juga review nya, yah :-)

Fitur

  1. Penggunaan nya yang mudah, karena tampilan nya yang cukup bersih dan sederhana.
  2. Akun, Catatan Aman, Data Identitas, Data Kartu, dll bisa kamu simpan berapapun jumlahnya, karena tidak di batasi. Dan, ini untuk versi Gratis nya.
  3. Anda bisa menyinkronisasikan (bahkan secara otomatis) di perangkat manapun dan di buka dengan Perangkat lainnya sebanyak yang kamu mau. Karena tidak di batasi penggunaan dan jumlah Perangkat nya. Ini untuk versi Gratis nya.
  4. Data di ‘segel’ dengan menggunakan Enkripsi AES-256 bit dan PBKDF2 SHA-256 yang telah di-salt sebagai pengamanan kata sandi brankas.
  5. Telah di audit keamanan nya oleh pihak ke-3 secara Independen.
  6. Data bisa di impor dari Pengelola Kata Sandi lain nya, seperti LastPass, dll.
  7. Cross-Platform, yang artinya, Perangkat Lunak ini dapat di jalankan oleh Platform yang berbeda.
  8. Untuk Integrasi dengan Web Browser, tersedia juga Ekstensi untuk hampir semua Web Browser yang ada.
  9. Mampu menghasilkan Kata Sandi atau Frasa Sandi (Passphrase) yang acak dengan aman. Dan, Anda dapat menyesuaikannya.
  10. Bisa meng-hostkan Server Anda sendiri untuk menyimpan Data-data Anda yang tersimpan di dalam Aplikasi Bitwarden.
  11. Merupakan Proyek FLOSS (Free/Libre Open Source Software), dengan Lisensi GNU GPLv3. Bukanlah Perangkat Lunak Berpemilik (Proprietary Software).
  12. Ada beberapa Fitur Premium nya, seperti Menyimpan TOTP/2-Auth, menghasilkan Token 2-Auth/TOTP, 1 GB Penyimpanan File ter-enkripsi, mengecek kesehatan akun, mengecek Kata Sandi yang tersimpan, Dukungan Prioritas, dll.

Memang Bitwarden ini memiliki Fitur Premium nya juga, yang mana memiliki fitur tambahan, seperti yang saya sebut di atas. Harganya juga terlampau cukup murah, yakni $10/tahun saja. Namun, jika Anda tidak pernah menggunakan 2-Auth/2FA, dan hanya menyimpan akun saja, ini sudah sangat cukup bagi Anda. Dan, Anda tidak perlu berlangganan Versi Premium nya kalo gitu.

Cuplikan Layar

Di bawah ini merupakan cuplikan layarnya bagi yang penasaran Bitwarden itu seperti apa penampilan nya.

Cuplikan layar Bitwarden, salah satu dari 3 Password Manager terbaik menurut saya
Cuplikan layar Utama Bitwarden dengan Tema Bawaan. Maaf kalo ada yang di blur, soalnya itu merupakan Akun saya dan menampilkan Username nya.

 

Cuplikan layar Utama Bitwarden dengan Tema Gelap atau “Dark” (Seterusnya akan di gunakan).

 

Cuplikan layar Menu Bitwarden

 

Cuplikan Layar Penghasil Kata Sandi di Bitwarden.

 

Cuplikan Layar mengenai Keanggotaan Premium di Bitwarden.

Kalo kamu mau lebih banyak, silahkan ke Repository Branding di dalam Github nya, yang terletak di bagian Kode Sumber nya. Setelah ini, kamu bisa langsung men-download dan meng-install nya kalo kamu minat.

Download (dan Install) atau cara mengaksesnya

Untuk cara mendownload nya, silahkan kunjungi Situs Web Resmi nya. Atau, jika Anda ingin langsung disini, tanpa mengunjungi Situs Web nya, maka silahkan klik salah satu link berikut dan sesuaikan dengan sistem operasi yang Anda gunakan:

1. Windows:

2. GNU/Linux: (Hanya untuk x64 atau 64-bit saja)

  • AppImage (Universal)
  • DEB | RPM (Tidak ada fitur Auto-update nya)
  • Install dengan Menggunakan Snap (Universal) : $ sudo snap install bitwarden
  • Menggunakan Flatpak (Universal, tapi tidak resmi) : $ flatpak install flathub com.bitwarden.desktop

Note: DEB untuk Debian, Ubuntu, Linux Mint dan Turunan nya, sedangkan RPM untuk Fedora, CentOS, RHEL, openSUSE dan Turunan nya. Dan, “Universal” disini maksudnya bisa di gunakan oleh ‘hampir’ semua Distribusi GNU/Linux.

3. macOS (untuk OS X Mavericks atau terbaru)

4. Platform Mobile

5. Ekstensi Web Browser

Note: Vivaldi dan Brave merupakan salah satu Web Browser turunan Chromium. Jadi, jika Anda menggunakan turunan Chromium seperti kedua Browser tersebut, harap gunakan link download ekstensi untuk Google Chrome atau Chromium yang tersedia di atas. Opera tidak di kategorikan demikian, karena Opera memiliki Sistem Add-ons nya sendiri.

6. Akses melalui Web Browser

Selain bisa menginstallnya, Anda juga bisa mengakses dan menggunakan nya secara langsung, tanpa perlu meng-install perangkat lunak pihak ke-3 lain nya (selain Web Browser) melalui Bitwarden Web Vault yang URL nya: https://vault.bitwarden.com

Kode Sumber

Karena Bitwarden merupakan proyek FLOSS, maka Anda dapat melihat Kode Sumber, atau menggunakan nya, bahkan bisa berkontribusi kalau Anda mau. Berikut di bawah ini merupakan Informasi mengenai Akses Kode Sumber nya.

URL Repository GitHub: https://github.com/bitwarden/

Nah, itulah pembahasan tentang Bitwarden kali ini. Tapi, masih belum selesai sampai disini saja, ada beberapa Aplikasi lain nya yang bisa Anda pertimbangkan, yakni:


#2: Buttercup Password Manager

Buttercup: Salah satu dari 3 Pengelola Kata Sandi terbaik versi saya
Salah satu logo Buttercup dan ini di dapatkan dari Website Buttercup. Kamu bisa mendapatkannya disini, atau melalui Repo Branding Buttercup kalo mau lebih banyak.

Buttercup Password Manager (atau di sebut “Buttercup” saja) merupakan Aplikasi Pengelola Kata Sandi yang di buat oleh dua orang, yakni Perry Mitchell dan Sallar Kaboli. Kedua nya berasal dari Finlandia, dan yap, tidak di bawah Perusahaan, tidak seperti Bitwarden.

Buttercup ini merupakan Aplikasi yang terbilang cukup baru, karena pertama kali di rilis pada Bulan Maret, tahun 2017 yang lalu. Tidak seperti Bitwarden yang sudah cukup lama, yakni sekitar tahun 2015 yang lalu.

Namun, meski begitu, pertumbuhan dan perubahan yang mereka lakukan cukup masif, sehingga ia mengalami penambahan fitur baru dengan cukup cepat. Karena cukup baru, imbas nya Buttercup sampai saat ini belum membuat layanan untuk server, yang kemudian bisa kita Host sendiri.

Sehingga akibatnya, kita tidak bisa bergantung pada servernya untuk melakukan sinkronisasi, melainkan dengan Layanan Penyimpanan Awan (Cloud Storage) baik dari pihak ke-3 atau kamu buat sendiri dengan Aplikasi Pihak ke-3. Tidak seperti Bitwarden, yang mana kita bisa Sinkronisasi melalui Layanan Cloud dari Bitwarden nya, bahkan kita bisa meng-hostkan servernya sendiri.

Buttercup memiliki fitur yang cukup unik, yakni Sinkronisasi dengan memanfaatkan Layanan Penyimpanan Awan pihak ke-3, seperti Dropbox. Atau, melalui Layanan Penyimpanan Awan yang kamu sendiri dengan nextCloud, ownCloud, bahkan menggunakan WebDAV mungkin bisa.

Karena masih baru, maka sampai sekarang Buttercup belum di audit keamanan nya. Namun, Akun yang Anda simpan disitu akan di ‘segel’ dengan AES-256 GCM/CBC dan menggunakan PBKDF2 SHA-256 yang telah di-salt untuk mengamankan kata sandi brankas nya, mirip seperti Bitwarden.

Fitur

  1. Tampilan nya yang sederhana dan menarik, serta penggunaan yang mudah.
  2. Sinkronisasi, Simpan atau buka Brankas dengan menggunakan Layanan Cloud Storage pihak ke-3, seperti Dropbox, Google Drive*, WebDAV. Atau, melalui Cloud Storage yang kamu buat sendiri dengan ownCloud, nextCloud, dll.
  3. Data di ‘segel’ dengan menggunakan Enkripsi AES-256 bit GCM/CBC dan PBKDF2 SHA-256 yang telah di-salt sebagai pengamanan kata sandi brankas.
  4. Data bisa di impor dari Pengelola Kata Sandi lain nya, seperti LastPass, dll.
  5. Cross-Platform, yang artinya, Perangkat Lunak ini dapat di jalankan oleh Platform yang berbeda.
  6. Untuk integrasi ke dalam Web Browser, tersedia juga Ekstensi untuk 2 Web Browser besar seperti Mozilla Firefox (dan turunan nya) dan Google Chrome (atau Chromium dan Turunan nya).
  7. Merupakan Proyek FLOSS (Free/Libre Open Source Software), dengan Lisensi GPL-3.0 (kecuali Website dan Ekstensi nya yang menggunakan Lisensi MIT). Bukanlah Perangkat Lunak Berpemilik (Proprietary Software).
  8. Perangkat Lunak ini bisa kamu peroleh secara gratis, dan sampai saat ini belum ada versi layanan berbayarnya.

* Note: Layanan Penyimpanan Awan Google Drive hanya bisa di gunakan pada Ekstensi Web Browser Buttercup nya saja. Tidak dapat di gunakan pada Versi Desktop nya.

Cuplikan Layar

Cuplikan layar Buttercup, salah satu dari 3 Pengelola Kata Sandi terbaik menurut saya
Cuplikan layar Utama Buttercup versi Desktop.

 

Cuplikan layar Buttercup saat memasukkan Kata Sandi Utama untuk membuka salah satu Brankas (Master Password)

 

Cuplikan layar Buttercup saat mengelola akun. Maaf, seperti biasa, saya blur dulu akun-akun lain nya, yah :)

 

Cuplikan layar Ekstensi Web Browser Buttercup yang telah di buka Brankas nya.

Jika Anda ingin Cuplikan Layar yang lebih banyak, silahkan kunjungi Kode Sumber nya.

Download (dan Install)

Untuk mendownload nya, silahkan Anda kunjungi saja Situs Resmi Buttercup, yakni: https://buttercup.pw

Disitu, nanti Anda tinggal mengikuti petunjuk nya saja kalo mau mendownload nya. Meski Buttercup mendukung Lintas Platform, tapi Buttercup cuma mendukung dua Web Browser Induk, yakni Google Chrome (Chromium dan Turunan nya) dan Mozilla Firefox (dan Turunan nya).

Kode Sumber

Karena Buttercup merupakan proyek FLOSS, maka Anda dapat melihat Kode Sumber, atau menggunakan nya, bahkan bisa berkontribusi kalau Anda mau. Berikut di bawah ini merupakan Informasi mengenai Akses Kode Sumber nya.

URL Repository GitHub: https://github.com/buttercup/

Nah, itulah pembahasan tentang Buttercup kali ini. Tapi, masih belum selesai sampai disini saja, ada satu lagi Aplikasi lain nya yang bisa Anda pertimbangkan, yakni:


#3: KeePassXC

KeePassXC: Salah satu dari 3 Pengelola Kata Sandi terbaik versi saya.
Ini adalah logo KeePassXC. Sumber: https://github.com/keepassxreboot/keepassxreboot.github.io

KeePassXC sebenarnya merupakan fork dari KeePassX (yang sudah tidak aktif) dan merupakan turunan dari KeePass dengan beberapa fitur tambahan dan UI yang terlihat “luas”. Bukan cuma itu saja, Aplikasi ini juga dapat di jalankan di beberapa Platform yang berbeda, karena merupakan Cross-Platform yang mendukung Lintas Platform berbeda, sesuai Kepanjangan dari nama nya, yakni KeePass Cross-Platform Community Edition.

Masih sesuai dengan namanya, Aplikasi Pengelola Kata Sandi ini merupakan aplikasi yang di buat dan di gerakkan oleh komunitas (Community-driven App). Tapi sayangnya, seperti pada Perangkat Lunak utama nya, secara default tidak memiliki fitur sinkronisasi apapun dan Aplikasi ini juga tidak mendukung Plugin/Add-on dari KeePass. Jadi, ketika sudah menggunakan KeePassXC, jangan harap kamu bisa menggunakan Plugin dari KeePass, yah.

Selain itu, penggunaan nya memang tidak terlalu mudah, karena terlalu banyak fungsi-fungsi pada aplikasi, yang mana itu tidak di mengerti oleh pengguna Awam, alias terlalu “tingkat lanjut”. Dan, juga penggunaan nya yang fleksibel. Jadi, jika Anda tidak mempunyai dasar Pengelolaan Kata Sandi, alias tidak pernah menggunakan Aplikasi Pengelola Kata Sandi sebelumnya, maka saya tidak menyarankan perangkat lunak satu ini.

Meski begitu, KeePassXC ini memiliki fitur yang cukup lengkap, yang bahkan tidak ada di kedua Pengelola Kata Sandi lain nya, seperti bisa memilah-milih metode enkripsi dan Hash untuk melindungi Brankas, Menyimpan dan Menghasilkan TOTP/2-Auth Token, Penggunaan Keyfile untuk Enkripsi tambahan, dll.

Maka dari itulah kenapa saya tidak menyarankan Perangkat Lunak ini, selain tidak mudah di gunakan, takutnya nanti Anda salah atur Brankas nya. Seperti dalam halnya memilih/mengatur Metode Enkripsi dan Hashing pada Brankas, alih-alih ingin aman, malah jadi gak aman karena kamu salah atur di bagian tersebut. Apalagi, jika kamu tidak punya dasar untuk memilih dan mengatur metodenya dengan baik.

Fitur

  1. Tersedia beberapa metode enkripsi untuk di pilih, seperti: AES, Twofish, dan ChaCha20. Semua nya memiliki nilai entropi sebesar 256-bit.
  2. Tersedia juga beberapa Metode Hashing pada Kata Sandi, yang kemudian di gunakan untuk melindungi kata sandi pada brankas, seperti: AES-KDF dan Argon2. Opsi nya bisa Anda atur.
  3. Mampu menghasilkan Kata Sandi atau Frasa Sandi (Passphrase) yang acak dengan aman. Dan, Anda dapat menyesuaikannya.
  4. Dapat menyimpan TOTP dan menghasilkan Token TOTP/2-Auth.
  5. Dapat terintegrasi dengan SSH Agent.
  6. Dapat menggunakan Berkas Kunci (Keyfile) atau/dan YubiKey sebagai pengamanan brankas tambahan.
  7. Data bisa di impor dari Pengelola Kata Sandi lain nya, seperti LastPass, dll.
  8. Cross-Platform, yang artinya, Perangkat Lunak ini dapat di jalankan oleh Platform yang berbeda.
  9. Kompatibilitas terhadap berkas format dari Aplikasi lain nya, seperti KeePass2, KeePassX, MacPass, StrongBox, KeePassium, Keepass2Android, dan banyak lainnya. Karena menggunakan format KDBX 3.1 dan KDBX 4.0.
  10. Untuk Integrasi dengan Web Browser, tersedia juga Ekstensi untuk 2 Web Browser mayoritas, seperti Google Chrome (atau Chromium dan Turunan nya) dan Mozilla Firefox (dan Turunan nya).
  11. Merupakan Proyek FLOSS (Free/Libre Open Source Software), dengan Lisensi GPL-3.0. Bukanlah Perangkat Lunak Berpemilik.
  12. Dapat diperoleh semua nya secara Gratis.

Kalo kamu mau melihat fitur lanjutnya, silahkan kunjungi halaman web resmi nya. Namun, sayangnya, KeePassXC ini tidak memiliki Aplikasi untuk Platform Mobile nya. Meski begitu, Anda tetap dapat menggunakan nya dengan Aplikasi lain, yang berbasis KeePass juga.

Contohnya, kalo kamu menggunakan Android, bisa gunakan Keepass2Android, atau kalo kamu menggunakan iOS (iPhone & iPad), bisa gunakan Strongbox atau KeePassium (Beta) atau kamu juga dapat menggunakan Aplikasi Lain nya selama itu berbasis KeePass dan mendukung format KDBX 3.1 atau di atas nya.

Cuplikan Layar

Cuplikan dari KeePassXC, salah satu dari 3 Pengelola Kata Sandi terbaik versi saya
Cuplikan Layar KeePassXC saat memasukkan Kunci Utama untuk membuka sebuah Brankas.

 

Cuplikan Layar Utama KeePassXC

 

Cuplikan Layar KeePassXC saat memperlihatkan Informasi dari salah satu Akun yang tersimpan dari Browser.

 

Cuplikan Layar KeePassXC saat membuat brankas.

 

Cuplikan Layar KeePassXC saat memilih metode Enkripsi dan Hashing untuk melindungi Brankas.

 

Cuplikan Layar KeePassXC saat menampilkan Token TOTP.

Mau lebih banyak? Silahkan kunjungi halaman web resmi nya kalo kamu mau melihatnya lebih banyak lagi.

Download (dan Install)

Untuk cara mendownload nya, silahkan kunjungi Halaman Web Resmi nya. Atau, jika Anda ingin langsung disini, tanpa mengunjungi Situs Web nya, maka silahkan klik salah satu link berikut dan sesuaikan dengan sistem operasi yang Anda gunakan:

Note: Mungkin link di bawah ini suatu saat tidak saya update, jika Anda ingin terupdate, maka silahkan kunjungi saja halaman resmi nya.

1. Windows

  • Portabel (ZIP):
    32-bit
    64-bit
  • Installer (MSI):
    32-bit
    64-bit
  • Install menggunakan Chocolatey Package Manager: > choco install keepassxc

2. GNU/Linux

  • AppImage Resmi (Universal)
  • Install menggunakan Snap (Universal) : $ sudo snap install keepassxc
  • Install menggunakan Flatpak (Universal, tapi tidak resmi) : $ flatpak install flathub org.keepassxc.KeePassXC
  • Debian
    Install dari Repo Debian : $ sudo apt install keepassxc
    Install dari Paket Debian tidak resmi : https://github.com/magkopian/keepassxc-debian/releases
  • Ubuntu
    Install dari Repo Ubuntu : $ sudo apt install keepassxc
    Install dari Repo PPA Resmi : $ sudo -- sh -c 'add-apt-repository ppa:phoerious/keepassxc; apt update; apt install keepassxc'
  • Fedora : $ sudo dnf install keepassxc
  • Arch Linux : $ sudo pacman -S keepassxc
  • Gentoo : $ sudo emerge app-admin/keepassxc
  • openSUSE : $ sudo zypper install keepassxc
  • CentOS (tidak resmi) : https://copr.fedorainfracloud.org/coprs/bugzy/keepassxc/

3. macOS (untuk versi 10.12 atau di atasnya)

  • Berkas Biner
  • Install dengan menggunakan Homebrew Cask: $ brew cask install keepassxc

4. Web Browser

Note: Vivaldi dan Brave merupakan salah satu Web Browser turunan Chromium. Jadi, jika Anda menggunakan turunan Chromium seperti kedua Browser tersebut, harap gunakan link download ekstensi untuk Google Chrome atau Chromium yang tersedia di atas.

Kode Sumber

Karena KeePassXC merupakan proyek FLOSS, maka Anda dapat melihat Kode Sumber, atau menggunakan nya, bahkan bisa berkontribusi kalau Anda mau. Berikut di bawah ini merupakan Informasi mengenai Akses Kode Sumber nya.

URL Repository GitHub : https://github.com/keepassxreboot

Nah, itulah pembahasan mengenai Pengelola Kata Sandi yang bisa Anda coba untuk menyimpan Akun Internet Anda dengan Aman. Sebenarnya, Artikel ini sudah saya akhiri disini, jika Anda masih ingin membaca penutupnya, silahkan lihat Kesimpulan dan Penutup di akhir artikel ini.


Kesimpulan

Di Internet ini, usaha untuk melakukan pencurian data tidak ada henti nya. Dan, hal ini memang bisa di minimalisir kemungkinan berhasil nya dengan menggunakan Kata Sandi yang berbeda pada setiap akun.

Namun, manusia merupakan makhluk yang tidak sempurna dan juga memiliki keterbatasan, termasuk keterbatasan dalam hal mengingat kata sandi yang berbeda di tiap akun nya. Karena kita tidak mungkin mengingat semua akun Internet, bisa saja kita menyimpan nya ke dalam secarik kertas, berkas teks bahkan Sticky Note. Sayangnya, metode tersebut dinilai tidak aman, karena orang lain bisa melihat Informasi Akunmu kapan saja.

Sebagai solusi, kamu bisa gunakan Aplikasi Pengelola Kata Sandi, hanya saja kebanyakan dari aplikasi tersebut memiliki fitur yang kurang. Selain itu, kebanyakan dari mereka tidak mendukung salah satu dari 5 Sistem Operasi Mayoritas (Windows, macOS, GNU/Linux, Android dan iOS). Sehingga, itu belum tentu memenuhi kebutuhan Anda, apalagi jika akun nya berjumlah banyak.

Maka dari itulah, saya membahas ketiga Pengelola Sandi terbaik menurut saya, yang mana semua nya mendukung 5 Sistem Operasi yang sering di gunakan banyak orang. Hal ini, selain agar Anda bisa menyimpan semua akun Anda dengan baik karena fitur-fitur nya, Anda bisa membuka nya di Platform yang berbeda-beda, dibandingkan dengan Pengelola Kata Sandi seperti LastPass, DashLane, 1Password, dll.


Penutup

Terima kasih bagi Anda yang telah membaca Artikel ini. Mohon maaf, jika di artikel ini adanya kesalahan pengetikan, gak nyambung sampai membuat anda tersinggung. Saya tidak bermaksud demikian, saya hanya bermaksud untuk menulis artikel disini, saya berusaha agar artikel ini dibaca oleh orang lain dari Internet.

Jika benar-benar adanya kesalahan pada Artikel ini, mungkin bisa anda beri Kritik dan Saran di dalam Kolom Komentar. Bahkan, kolom komentar bisa anda gunakan jika anda membagikan pengalaman, ingin bertanya atau sekedar bilang “Nyimak” atau “Hi”.

Sudah sekian untuk artikel yang saya bagikan ini, dan semoga bermanfaat untuk anda. Terima Kasih ^_^

Farrel Franqois

Saya adalah Mahasiswa dan juga seorang Penulis di Duosia, saya memang seorang pengguna Windows dan GNU/Linux. Namun, saya akan lebih sering menulis berbagai Hal tentang Web dan GNU/Linux dalam bentuk Tutorial, Review dan Opini, daripada Windows, karena saya malas menggunakan Windows :-P
int(1) int(1) /* */

Pin It on Pinterest

Adblock Terdeteksi

Tolong Hargai Kami yang sudah susah payah untuk menulis artikel dengan mematikan Adblock anda, Terimakasih